Posted by: danummurik | July 6, 2008

Harapan Pasien kepada Dokter

Bagi masyarakat biasa atau di pedesaan keberadaan dokter yang mengobatinya diharapkan lebih dari sekedar memberikan obat, dokter bisa berbuat lebih banyak dengan memberikan sugesti kepada pasien agar cepat sembuh. Seorang ibu berkata, “Dokter itu cuma bertanya saja kepada saya, kemudian melihat mataku dan memintaku menjulurkan lidah. Ia tidak memeriksa lagi, setelah itu memberikan resep obat.” Ibu itu sepertinya kurang puas oleh praktek pelayan dokter, namun bagi dokter dengan sedikit bertanya dan melihat saja ia sudah tahu sakit si pasien.

Keluhan pasien seperti contoh di atas sebenarnya wajar saja, baginya ada perasaan yang kurang dari pelayanan dokter walaupun sebenarnya ia tidak tahu bahwa sakitnya sudah bisa diketahui oleh dokter. Kasus seperti ini barangkali banyak ditemukan kalangan masyarakat kelas bawah. Bagi seorang dokter sebenarnya perlu melihat sisi lain kepuasan seorang pasien yang tidak hanya memberikan resep obat saja.

Terkadang pasien merasa lebih puas berobat dengan mantri kesehatan dari pada berobat kepada dokter, dengan alasan pemeriksaan seorang mantri atau perawat kesehatan lebih teliti. Mantri atau perawat kesehatan memeriksa; tensi darah dengan tensimeter, memeriksa perut, mata, mulut/kerongkongan, memberikan sentuhan pada tempat yang sakit, bertanya kapan sakit, mendengarkan keluhan sakit pasien dan sebagainya. Mereka juga mengeluarkan stetoskop untuk mendengarkan suara-suara dalam tubuh manusia terutama perut, dada, pembuluh darah. Berbeda dengan dokter yang bertanya dengan singkat kemudian memberikan resep obat, karena sebenarnya tugas memeriksa dengan seksama sudah dilakukan oleh mantri dan perawat kesehatan, sedangkan dokter hanya menindak lanjuti saja.

Bagi dokter yang bertugas di daerah pedesaan hendaknya memang menyadari harapan-harapan pasien, seorang dokter walaupun sudah tahu sakit pasien tidak salahnya untuk memeriksa sedikit lebih lama dan mendengarkan keluhan pasien. Cara demikian bisa menjadi sugesti bagi pasien, yang merasa bahwa dokter memang “benar- benar memeriksa” kesehatannya.

Keyakinan untuk sembuh seorang pasien yang datang kepada seorang mantri dan datang kepada dokter sebenarnya berbeda. Pasien merasa lebih yakin dan mantap akan cepat sembuh dari sakit bila berobat kepada dokter, tentu karena alasan pengetahun dan jam terbang dokter lebih tinggi. Dengan keyakinan seperti itu, sebenarnya sakit si pasien sudah berkurang beberapa persen ketika ia tahu akan berobat kedokter. Perasaan seperti itu, jangan sampai hilang. Perhatian seorang dokter menjadi obat paling manjur sebelum si pasien disuntikkan atau menelan campuran zat-zat kimia dari pil, tablet, kapsul maupun cairan yang dinamakan obat tersebut.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: