Untuk Dunia

Kisah ringan dari dalam diri, dari pengalaman hidup, mari kita berbagi cerita.

Amerika Batal Serang Indonesia?

Ditulis oleh danummurik di/pada Februari 11, 2008

Ketika saya sibuk mengerjakan tesis, kadang agak stress terlalu berat berfikir, mendadak sebuah email dari teman saya yang malah membikin menjadi lebih tegang. Di email itu ia menceritakan bocoran dokumen rahasia CIA, bahwa sebenarnya setelah menyerang Iraq sasaran kedua bukan Iran seperti diduga selama ini, melainkan Republik Indonesia. Sungguh diluar perkiraan, Indonesia negara besar ini dengan peralatan tempur seadanya apalagi tanknya sudah usang dan tua, dan tenggelam tak sanggup melawan sang waktu. Oh sanggupkah melawan Amerika? Saya terus baca dan membaca setiap kalimat, ternyata temuan CIA membuat Amerika harus berfikir berkali-kali untuk menyerang Indonesia. Inilah email teman saya itu, selamat membaca….

Dokumen Rahasia CIA tentang penyerbuan ke Indonesia…Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) bocor ke tangan wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Pentagon yang sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih. Menurut dokumen tsb, setelah Irak, Indonesia akan jadi sasaran berikutnya. Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi sangat mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian. Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke dalam Bahasa Indonesia:

Kepada Yth.
Kepala Staf Gabungan
Tembusan: Direktur CIA

Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut. Berikut data-datanya:

Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan “uang damai”. Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak.

Kemudian bila kita mendirikan base camp militer , bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3. Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar base camp.

Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau setahun lebih seperti di Irak sekarang ini.

Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Fauzi Bowo untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah mantan pejabat tinggi.

Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus menghadapi para “Pak Ogah” yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran.

Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu. Itu baru polantas Pak Myers. Belum petugas DLLAJ. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan. Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.

Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.

Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil curian ranmor di Cinangka.

Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah mengincar peralatan itu.

Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika lebih dari 1 x 24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.

Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat untuk meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia.

Di penghujung email kawanku tersebut ia menambahkan kalimat : “Makanya … jangan serius2 banget kalo kerja … have a break! :D

7 Tanggapan ke “Amerika Batal Serang Indonesia?”

  1. olangbiaca berkata

    Ass..ehe…lucu……..udah sY link tuh

  2. danummurik berkata

    Makasih udah ngelink, saya juga udah tuh.
    Hiduplah Indonesia Raya

  3. olangbiaca berkata

    Asl…ehe…ya jelas mudah bikin readmore di wordpress, tp bikin read more mudah juga kata orang yg biasa di blogspot..ehe..thanks infonya.

    Maksudnya diajarin dong, bikin “more” di blogspot

  4. sandi berkata

    hehee…. juga ada anekdot begini:

    suatu ketika Presiden Kuba Fidel Castro mendapat laporan.
    Anak Buah: Bos, ada pesawat tempur AS di atas udara kita.
    FIdel Castro: Langsung tembak saja!
    (perintah dilaksanakan, pesawat tempur AS ditembak jatuh).
    tak berapa lama, datang lagi laporan.
    Anak Buah: Bos, ada pesawat tempur lagi di atas udara kita.
    Fidel Castro: Pesawat siapa? Amerika lagi?
    Anak Buah: Bukan, bos. Pesawat tempur milik Indonesia.
    Fidel Castro: Ooo.. kalau begitu tidak usah ditembak.
    Anak Buah: Kenapa, bos? (bingung)
    Fidel Castro: Buang-buang peluru saja. Nanti juga jatuh sendiri.

    salam

    He…he… kalo jatuh di Nagara akan diselesaikan secara adat, menjadi panci, roda kelotok, sendok dan lain-lain

  5. asrian berkata

    kok ndak ada totalannya, bilangin sama cia pake baju loreng aja atau coklat dijamin gratis he he he .. he, amat lucu,

    Hidup Indonesia Raya

  6. irawan berkata

    L.U.C.U. B.A.N.G.E.D!!
    numoang ngelink tulisannya ya..
    tulisan bagus, wajib hukumnya disebarkan.
    hehehe….

    Silahkan bosss, saya juga dapet dari teman ko :-)

  7. jookut berkata

    Saya jadi tertawa lepas………….
    Wha….haa….ha

    Good lucu pisan.
    walaupun post ini udah lama sekalee, saya baru lihat nih.

    He..he.. thanks telah membaca.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>